skip to main | skip to sidebar
Showing posts with label Art. Show all posts
Showing posts with label Art. Show all posts

Monday, March 25, 2013

Download | Balada si Roy | Full episode

       Di era 80an dan 90an cerita Balada si Roy terbit. Adalah Gol A gong sipengarang cerita ini dan majalah Hai yang menerbitkan cerita ini secara bersambung. Ditahun 90an barulah diterbitkan novel tersebut.
       Novel ini berkisah tentang seorang pemuda yang bandel namun tidak kolokan, suka petualangan, dan ugal-ugalan, tapi disisi lain dia sayang sama ibunya dan setia kawan.
      Saya tidak begitu bisa membuat sinopsis cerita Balada si Roy. bisa dilihat dari cara penyampaian dan penulisan saya disini jelas sekali saya bukan seorang yang pandai mereviuw sebuah novel. apalagi seorang penulis. Saya hanya ingin sharing dengan para pemirasa sekalian. novel ini begitu menginspirasi para pemuda di masa itu. dan saya berharap para pemuda sekarang juga terinspirasi kisah dari si Roy ini.


Novel Balada si Roy bisa di download di SINI (mediafire)
tapi sebaiknya para pemirsa beli bukunya yang asli bukan yang bajakan sebagai bentuk penghargaan hak cipta. meskipun gratis itu indah, tapi khusus yang satu ini belilah bukunya yang asli karena sebagian hasil dari penjualan buku akan didonasikan untuk "Rumah Dunia" yang dikelola oleh Gol A gong dan kawan-kawan

Monday, October 10, 2011

Seni Melukis Rokok atau Nyethé | cigarette painting

Di Jawa timur khususnya di daerah Malang, Blitar, Tulungagung, Gresik dan sekitarnya istilah cethé atau Nyethé sudah tidak asing lagi. Cethé atau Nyethé, hal tersebut tidak dapat terpisahkan dengan rokok dan kopi. "Cethé" adalah kata benda yang artinya ampas wedang kopi yang telah diendapkan dan siap untuk dioles-oleskan pada batang rokok. Sedangkan "Nyethé" adalah kegiatan mengoles-oleskan ampas wedang kopi pada batang rokok.
Adapun cara mengoles-oleskan juga beraneka ragam dan bervariasi sesuai inspirasi orangnya, ada yang dilukis dengan motif-motif batik, ada yang dilukis abstrak, tulisan atau huruf-huruf, ada yang diblock tipis, dan sebagainya.
 Rokok yang akan dipersiapkan untuk dicethé sangat bervariasi tergantung dari selera orang yang bersangkutan, ada yang seleranya jenis rokok filter kretek dan ada pula jenis rokok kretek non filter. Jenis rokok filter kretek juga sangat beraneka ragam antara lain hight tar, low tar, menthol, dan sebagainya.
ada beberapa jenis kategori hasil Rokok cethé yaitu :
  • Kategori Aroma yaitu mengutamakan bau atau aroma asap rokok setelah dinyalakan rokoknya dengan api lalu dihisap, maka akan menghasilkan aroma asap yang harum, wangi dan segar.
  • Kategori Lukis yaitu mengutamakan hasil olesan cethe pada batang rokok yang digambar, dilukis, dibentuk sesuai selera ( misal : lukis batik, lukis abstrak, lukis huruf / tulisan, dan sebagainya )
  • Kategori Rasa yaitu mengutamakan rasa rokok setelah dicethe dan dinyalakan rokoknya dengan api lalu diisap, maka akan menghasilkan rasa rokok yang lebih gurih dan nikmat.
Cara membuat atau ritual nyethe adalah sebagai beriku :

1. seduh kopi seperti biasa. pilih bubuk kopi yang halus agar hasil cethean lebih bagus.selain itu bubuk kopi yang halus juga lebih nikmat saat diminum

2. Kopi dituang ke lepek, kemudian minum kopinya sampai tersisa ampas


3. Air kopi yang masih tersisa kemudian di serap dengan menggunakan tissue. agar kadar airnya berkurang



4. Kemudian tuangkan susu kental secukupnya. Jika terlalu banyak susu adonan akan menjadi encer. Sebaiknya sedikit demi sedikit dalam menuang susu. sampai didapat tingkat kekentalan yang pas





5. Adonan siap untuk melukis



 Lukislah rokok sesuai dengan imajenasi anda. Untuk mendapatkan gambar yang bagus, selain ketelitian juga dibutuhkan kesabaran yang tinggi.





Selamat Nyethé


Tuesday, November 23, 2010

Orang-Orang Miskin

0 comments
Orang-orang miskin di jalan,
yang tinggal di dalam selokan,
yang kalah di dalam pergulatan,
yang diledek oleh impian,
janganlah mereka ditinggalkan.

Angin membawa bau baju mereka.
Rambut mereka melekat di bulan purnama.
Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala,
mengandung buah jalan raya.

Orang-orang miskin. Orang-orang berdosa.
Bayi gelap dalam batin. Rumput dan lumut jalan raya.
Tak bisa kamu abaikan.
Bila kamu remehkan mereka,
di jalan  kamu akan diburu bayangan.
Tidurmu akan penuh igauan,
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka.

Jangan kamu bilang negara ini kaya
karena orang-orang berkembang di kota dan di desa.
Jangan kamu bilang dirimu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu.
Dan perlu diusulkan
agar ketemu presiden tak perlu berdasi seperti Belanda.
Dan tentara di jalan jangan bebas memukul mahasiswa.

Orang-orang miskin di jalan
masuk ke dalam tidur malammu.
Perempuan-perempuan bunga raya
menyuapi putra-putramu.
Tangan-tangan kotor dari jalanan
meraba-raba kaca jendelamu.
Mereka tak bisa kamu biarkan.

Jumlah mereka tak bisa kamu mistik menjadi nol.
Mereka akan menjadi pertanyaan
yang mencegat ideologimu.
Gigi mereka yang kuning
akan meringis di muka agamamu.

Kuman-kuman sipilis dan tbc dari gang-gang gelap
akan hinggap di gorden presidenan
dan buku programma gedung kesenian.
Orang-orang miskin berbaris sepanjang sejarah,
bagai udara panas yang selalu ada,
bagai gerimis yang selalu membayang.

Orang-orang miskin mengangkat pisau-pisau
tertuju ke dada kita,
atau ke dada mereka sendiri.
O, kenangkanlah :
orang-orang miskin
juga berasal dari kemah Ibrahim

Yogya, 4 Pebruari 1978
Oleh : W.S. Rendra
 

Orang Biasa, Biasa Banget Copyright © 2011 | Template created by Fajri Arjuna | Powered by Blogger