Sunday, September 25, 2011
Thursday, September 22, 2011
Panduan Memilih Peralatan Mendaki
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
9:46 AM
0
comments
Ini Buat teman-teman yang mempunyai hoby berpetualang seperti
saya. baik itu traveling, naik gunung, camping, ataupun yang lainnya. Saya akan
berbagi tips-tips bagaimana memilih peralatan pendakian gunung dan camping
dialam terbuka. Saya akan membahas tips-tips bagaimana cara memilih yang baik.
Diantara peralatan yang akan saya bahas tersebut adalah Tips membeli Ransel, tips membeli sleeping
bag, dan tips membeli tenda. Kenapa saya
membahas 3 peralatan tersebut? karena ketiga peralatan tersebut adalah
peralatan yang wajib ada dalam pendakian gunung dan berkemah dialam terbuka.
Berikut tips-tipsnya.
Monday, September 19, 2011
Persiapan Mendaki Gunung Untuk Pemula
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
9:54 PM
0
comments
Tips ini untuk yang benar-benar pemula, untuk yang sudah berpengalaman menyimak juga tidak ada salahnya, silahkan kasih komen untuk melengkapi.
Ok.. Langsung saja
Mendaki gunung merupakan salah satu hobi yang kian hari kian marak dan banyak digemari. Kegiatan pendakian gunung, sebagaimana kegiatan di alam bebas lainnya, selalu penuh petulangan yang menantang, bahkan terkadang ekstrim. Maka dari itu, dalam melakukan pendakian gunung, seorang pendaki musti melakukan persiapan yang matang.
Mendaki gunung, berada di ketinggian beberapa ribu kaki sambil melihat keindahan awan, alam , merasa kecil, gak ada apa-apanya di tengah-tengah alam terbuka, merupakan suatu kenikmatan tersendiri, maka jangan heran banyak orang yang ingin melakukannya , lagi.. dan lagi…. walau kadang beresiko tinggi juga . Berikut beberapa tips mendaki bagi yang benar-benar pemula – yang belum pernah mendaki sebelumnya, tapi punya semangat tinggi untuk melakukannya :
Sebelum pendakian:
1. Perencanaan pendakian
2. Rajin-rajinlah olahraga
Sebelum melakukan pendakian sebaiknya latihan fisik seperti jogging atau olahraga lain yang kira-kira cocok. Sangat direkomendasikan terutama bagi yang belum pernah sekalipun mendaki. Ya.. biar tubuh tidak kaget.
2. Cari Informasi
siapkan semua informasi tentang gunung yang akan didaki itu. Semakin banyak informasi yang diperoleh , semakin siap juga untuk melakukan pendakian. Caranya.. ya bisa tanya-tanya ke teman yang sudah pernah ke gunung tersebut .. ( syukur-syukur mau diajak pergi lagi bareng juga kesana.. jadi guide ..:) , atau googling, wiki-ing juga bisa. .Banyak caralah ….
3. Perlengkapan yang mencukupi tapi tidak memberatkan
Siapakan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Jangan malu-malu untuk bertanya ke yang sudah berpengalaman ttg apa saja yang harus dibawa , bahkan sampai hal yang detail sekalipun.
Perlengkapan hendaknya disesuaikan dengan lokasi, rute, jangka waktu, jumlah pendaki dan kondisi cuaca. Namun beberapa peralatan yang sangat penting diantaranya; . Jaket (the most importan thing !!!) tas rangsel khusus pendaki (carrier), sepatu trekking, jaket, jas hujan, matras, sleeping bag (kantong tidur), baju ganti, senter dan alat penerangan, korek api, tenda, kantong plastik, kompor dan peralatan masak mini, alat komunikasi (seperti hape), tempat air, dan peralatan survival dan obat-obatan.
Tips dalam memasukkan peralatan dalam carrier (tas rangsel) hendaknya dengan komposisi barang yang paling berat di posisi atas sedangkan barang yang lebih ringan di bagian bawah. Pengaturan ini berguna agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak, bukan di pinggang hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung
4. Bahan makanan yang mencukupi
Ok.. Langsung saja
Mendaki gunung merupakan salah satu hobi yang kian hari kian marak dan banyak digemari. Kegiatan pendakian gunung, sebagaimana kegiatan di alam bebas lainnya, selalu penuh petulangan yang menantang, bahkan terkadang ekstrim. Maka dari itu, dalam melakukan pendakian gunung, seorang pendaki musti melakukan persiapan yang matang.
Mendaki gunung, berada di ketinggian beberapa ribu kaki sambil melihat keindahan awan, alam , merasa kecil, gak ada apa-apanya di tengah-tengah alam terbuka, merupakan suatu kenikmatan tersendiri, maka jangan heran banyak orang yang ingin melakukannya , lagi.. dan lagi…. walau kadang beresiko tinggi juga . Berikut beberapa tips mendaki bagi yang benar-benar pemula – yang belum pernah mendaki sebelumnya, tapi punya semangat tinggi untuk melakukannya :
Sebelum pendakian:
1. Perencanaan pendakian
Rencanakan pendakian dengan matang. Pemilihan lokasi, rute pendakian,
kondisi cuaca, jumlah pendaki, jangka waktu, akan mempengaruhi
perbekalan dan peralatan yang musti dipersiapkan. Jangan lupa untuk
mendapatkan ijin resmi dari pihak-pihak terkait (termasuk orang tua atau
pacar).
2. Rajin-rajinlah olahraga
Sebelum melakukan pendakian sebaiknya latihan fisik seperti jogging atau olahraga lain yang kira-kira cocok. Sangat direkomendasikan terutama bagi yang belum pernah sekalipun mendaki. Ya.. biar tubuh tidak kaget.
2. Cari Informasi
siapkan semua informasi tentang gunung yang akan didaki itu. Semakin banyak informasi yang diperoleh , semakin siap juga untuk melakukan pendakian. Caranya.. ya bisa tanya-tanya ke teman yang sudah pernah ke gunung tersebut .. ( syukur-syukur mau diajak pergi lagi bareng juga kesana.. jadi guide ..:) , atau googling, wiki-ing juga bisa. .Banyak caralah ….
3. Perlengkapan yang mencukupi tapi tidak memberatkan
Siapakan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Jangan malu-malu untuk bertanya ke yang sudah berpengalaman ttg apa saja yang harus dibawa , bahkan sampai hal yang detail sekalipun.
Perlengkapan hendaknya disesuaikan dengan lokasi, rute, jangka waktu, jumlah pendaki dan kondisi cuaca. Namun beberapa peralatan yang sangat penting diantaranya; . Jaket (the most importan thing !!!) tas rangsel khusus pendaki (carrier), sepatu trekking, jaket, jas hujan, matras, sleeping bag (kantong tidur), baju ganti, senter dan alat penerangan, korek api, tenda, kantong plastik, kompor dan peralatan masak mini, alat komunikasi (seperti hape), tempat air, dan peralatan survival dan obat-obatan.
Tips dalam memasukkan peralatan dalam carrier (tas rangsel) hendaknya dengan komposisi barang yang paling berat di posisi atas sedangkan barang yang lebih ringan di bagian bawah. Pengaturan ini berguna agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak, bukan di pinggang hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung
4. Bahan makanan yang mencukupi
Tips membawa makanan dalam mendaki
gunung juga penting. Bawalah makanan yang ringan, ringkas namun cukup
mengandung kalori. Juga bahan makanan yang cepat dimasak. Jangan membawa
dan mengonsumsi minuman beralkohol karena meskipun hangat namun minuman
beralkohol dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya
kapiler darah memuai dalam tubuh.
5. Berdo’a sebelum berangkat
secanggih dan selengkap apapun peralatan
yang dibawa, tapi belum lengkap jika semuanya kamu serahkan ke Yang Maha
Kuasa, Yang Maha Mengatur Segalanya:), jangan ombong-sombong -an segala.. pamali kata orangtua.. kata agama juga
Thursday, September 15, 2011
Terjemahan Bebas Narasi Lirik Lagu Caping Gunung
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
8:21 AM
Lirik Lagu Caping Gunung:
Dhek jaman berjuang
Njuk kelingan anak lanang
Biyen tak openi
Ning saiki ana ngendi
Njuk kelingan anak lanang
Biyen tak openi
Ning saiki ana ngendi
Jarene wis menang
Keturutan sing digadang
Biyen ninggal janji
Ning saiki apa lali
Keturutan sing digadang
Biyen ninggal janji
Ning saiki apa lali
Ning gunung
Tak jadongi sega jagung
Yen mendung
Tak silihi caping gunung
Tak jadongi sega jagung
Yen mendung
Tak silihi caping gunung
Sukur bisa nyawang
Gunung desa dadi reja
Dene ora ilang
Gone padha lara lapa
Gunung desa dadi reja
Dene ora ilang
Gone padha lara lapa
Artinya:
Ketika masa perjuanganWahai orang-orang kota, ingatkah engkau pada zaman perang kemerdekaan. Pada saat engkau menggungsi ke desa karena kotamu diluluhlantakkan oleh penjajah. Engkau jadikan desa kami tempat berlindung dan engkau sendiri menyamar sebagai penduduk desa. Sebagai penduduk desa, engkau sama seperti kami yang tiap hari makan nasi jagung dan memakai caping gunung. Hingga pada saatnya engkau semua kembali untuk merebut kotamu dan memproklamirkan kemerdekaan. Saat ini di zaman pembangunan, apakah engkau mengingat kami? Padahal kami ingin tahu kabar engkau, apakah engkau bahagia disana. Kalau engkau bahagia, tularkanlah kepada kami atau anak cucu kami dengan kesejahteraan. Caping gunung yang dulu sering engkau gunakan masih kami simpan.
Ku teringat putraku
Dulu aku rawat
Namun sekarang entah di mana
Katanya sudah merdeka
Terpenuhi apa yang diinginkan
Dulu dia berjanji
Namun sekarang apakah alpa
Di gunung
Kubekali nasi jagung
Kalau mendung
Kupijami caping gunung
Syukurlah jika dia bisa melihat
Kini gunung desa makin ramai
Tapi kok tidak hilang
Keadaan susah payah
Pesan lagu ini bagi saya “evergreen” untuk semua yang merasa melupakan desa, baik sengaja maupun tidak. Melupakan karena sudah menjadi orang kota. Sekarang zamannya urbanisasi, hampir sebagian besar orang produktif di desa pindah ke kota besar. Sehingga desa kosong akan tenaga-tenaga produktif yang berakibat desa tak pernah sejahtera.
Monday, April 18, 2011
Mendaki Gunung.. Apa sih enaknya???
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
9:50 PM
0
comments
Enaknya apa ya? paling menikmati pemandangan, mengagumi kebesaran sang pencipta.Dapat dibayangkan gunung yang begitu gagahnya serta menjulang dengan ketinggiannya
tersebar diseluruh dunia, dengan bermacam bentuk dan ukuran menandakan
betapa dahsyat, betapa hebat, betapa maha dan maha…. Sang Pencipta.
Manakala kita berada di puncak gunung, apa kita merasa besar? merasa tinggi? TIDAK …..
segala kesombongan, keangkuhan, keserakahan akan sirna, bagaikan debu di tiup angin ……
Mendaki gunung memberikan hikmah yang begitu dahsyat ….
Disadari atau tidak kita dapat belajar segala hal dalam mendaki gunung, rasa
persaudaran, persahabatan yang kian kental, kemandirian yang kita peroleh, tidak
mudah menyerah, rasa ego yang kian menipis dalam diri, rasa syukur yang makin
tebal.
<span class="fullpost"> Mungkin masih teringat dalam benak, disaat kita belum pernah mendaki gunung …..
emosi kita suka meluap, manakala pulang sekolah atau main dari rumah sahabat,
perut lapar…. Dirumah hanya dihidangkan oleh emak tercinta nasi dengan lauk
alakadarnya, kita marah, kita hilang selera melihat hidangan yang alakadarnya ……
Setelah mengalami hal yang mengharuskan kita bertahan hidup dalam pendakian ……
makan apapun yang ada dialam, ataupun makan nasi yang masih kurang matang, atau
lauk yang lebih apa adanya dibanding waktu dirumah di bagi dengan kawan
sependakian. Tentunya menyesal kita telah menyia-nyiakan masakan emak tercinta
yang sudah menyiapkan makan untuk anak nya tercinta dengan penuh kasih sayang,
hanya karena hidangan yang apaadanya.
Masih terlalu banyak pembelajaran dari mendaki gunung.
Terimakasih Allah engkau telah berikan pelajaran berharga, dari ciptaan Mu gunung
yang begitu indah yang bukan hanya untuk dinikmati oleh mata tetapi harus
dinikmati oleh hati nurani yang paling dalam serta menjaganya agar dapat
memberikan pelajaran bagi generasi yang akan datang.
Thursday, March 17, 2011
CATATAN PENDAKI
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
6:31 AM
0
comments
Sedikit sekali orang yang bisa memahami keadaan seseorang atau keadaan sekitarnya, jika ia tidak terjun langsung atau mengalami apa yang dirasakan seseorang dalam kehidupannya.Pencinta Alam atau biasa disebut PA, itulah yang pertama kali orang katakan saat melihat sekelompok orang – orang ini. Dengan ransel serat beban, topi rimba, baju lapangan, dan sepatu gunung yang dekil bercampur lumpur, membuat mereka kelihatan gagah. Hanya sebagian saja yang menatap mereka dengan mata berbinar menyiratkan kekaguman, sementara mayoritas lainnya lebih banyak menyumbangkan cibiran, bingung, malah bukan mustahil kata sinis yang keluar dari mulut mereka, sambil berkata dalam hatinya, “Ngapain cape – cape naik Gunung.
Tuesday, December 21, 2010
Ode Pendaki
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
5:11 AM
0
comments
Rang rentang merentang tangan di awan
Pak semepak merebak sayap menerjang halimun senyap
Sak kerosak menyibak sabana berhelai ruam bahana
Ada pinus berkelakar di rimba rinjani
Ada mistis di lali jiwa lereng arjuna
Ada misteri di saung lima tapak lawu
Dan ada transaksi gaib di pasar bubrah merapi
Rang rentang merentang tangan di awan
Pak semepak merebak sayap menerjang halimun senyap
Sak kerosak menyibak sabana berhelai ruam bahana
Ada cerita menjalar di pinggir rawa pane
Ada pertemanan ujung cerutu bertemu di pinggir jurang welirang
Ada sisa kecipak di pinggir batu kali mati
Dan gelisah menyebar di selimut kabut panderman
Rang rentang merentang tangan di awan
Pak semepak merebak sayap menerjang halimun senyap
Sak kerosak menyibak sabana berhelai ruam bahana
…..Di puncak abadi kita akan kembali
Mencampakkan kepongahan kita dalam dalam
…..Di puncak abadi kita akan mengangkat tangan
Memanjatkan doa pada Sang Pencipta
…..Di puncak abadi kita akan bersama Bersujud
Momohon ampunanNya
…..Di puncak abadi kita akan bersama
Bercerita, tertawa, sampai akhirnya kita terlena
Dan biarkan mereka menemukan sukma beku kita di puncak paling abadi
Tuesday, December 7, 2010
Lirik Lagu Kuburan Lupa-lupa Ingat Versi Hacker
Posted by
Fajri 'Arjuna'
at
3:54 AM
0
comments
Lagu lupa-lupa ingat memang menarik, sederhana easy listening, simple, dan menghibur. Sampai-sampai para Hacker pun suka dan sedikit memodifikasi syairnya.
Namanya juga Hacker jadi tidak jauh-jauh dari yang namanya komputer. Berikut lagu lupa-lupa ingat versi para Hacker
[*]
LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya
LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya
INGAT! ingat ingat ingat, cuma ingat Algonya
INGAT! aku ingat ingat, cuma ingat Algonya
[**]
C: registry, Services, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi,
C: registry, Services, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi,
Back to[*] [**]
C: sialan, keDeepfreeze, ke D:,
ke C: lagi, sialan, keDeepFreeze, mampus,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, services, kill AV, ke blok,
ke C: lagi, registry, Kill AV, ke blok,
SYNTAX ERROR!!
Namanya juga Hacker jadi tidak jauh-jauh dari yang namanya komputer. Berikut lagu lupa-lupa ingat versi para Hacker
[*]
LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya
LUPA! lupa lupa lupa, lupa lagi syntaxnya
INGAT! ingat ingat ingat, cuma ingat Algonya
INGAT! aku ingat ingat, cuma ingat Algonya
[**]
C: registry, Services, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi,
C: registry, Services, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi,
Back to[*] [**]
C: sialan, keDeepfreeze, ke D:,
ke C: lagi, sialan, keDeepFreeze, mampus,
ke C: lagi, registry, C panel, ke blok,
ke C: lagi, services, kill AV, ke blok,
ke C: lagi, registry, Kill AV, ke blok,
SYNTAX ERROR!!
Subscribe to:
Posts (Atom)





